Jumat, 19 Agustus 2011

Sudah puasakah mata telinga dan hati kita ?

Diposting oleh Rozaliha di 08.21 3 komentar
Puasa merupakan sebuah kewajiban bagi setiap umat Islam yang beriman. Jika kita melihat kewajiban ini ada sebuah praktik sosial yang berbeda dalam menjalani kewajiban ini. Sehingga dapat kita lihat, ibadah puasa yang dilakukan belum mempunyai nilai sosial yang lebih dari ibadah puasa tersebut. Karena pemahaman terhadapat arti puasa belumlah begitu sempurna.

Kata puasa yang berasal dari bahasa Arab, yaitu kata shoma, yashumu, shouman, secara etimologi mengandung arti menahan. Namun secara terminologi, puasa mengandung arti yang lebih dalam, yaitu menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari menurut syarat dan rukun tertentu.

Dalam artian secara terminologi di atas, puasa lazimnya tidak hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum saja. Lebih dari itu, puasa mengandung arti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, lebih kurang 14 jam selama satu hari penuh menjelang berbuka pada waktu maghrib. Bukan hanya makan dan minum serta bersetubuh saja, tapi segala sesatu yang membatalkan puasa.

Ramadhan yang setiap tahunnya datang kepada kita dengan izin Allah subhanahu wata’ala seharusnya telah mengantarkan kita kepada ketaqwaan haqiqi yang merupakan tujuan dan target dari disyariatkan puasa di dalamnya. Yaitu berupa kemampuan dalam mengerjakan perintah-perintah Allah subhanahu wata’ala dan meninggalkan larangan-larangan-Nya secara maksimal yang dapat menjadi faktor terbesar menghambat dan meredam kemurkaan Allah subhanahu wata’ala.

Ramadhan yang tidak pernah absen dari tahun-ketahun, yang telah kita jalani sampai saat ini seharusnya telah mengantarkan kita menjadi pribadi-pribadi yang muttaqin, sehingga semua yang menjadi karekteristik al muttaqin telah ada pada diri-diri kita, karakteristik yang mulia seperti yang dijelaskan dalam banyak ayat-Nya.

Imam Al-Ghazali membagi tingkatan orang yang berpuasa menjadi 3 tingkatan, yaitu :

1.Tingkatan pertama puasa orang awwam.
Pada tingkatan puasa orang awwam ini, puasa diartikan oleh seseorang hanyalah menahan diri dari makan dan minum serta tidak bersetubuh bagi suami istri pada siang hari saja. Namun segala sikap, perkataan dan gerak geri yang dilakukannya selama berpuasa masih belum dipuasakannya. Tidak heran, di puasa masih sering terjadi perbuatan-perbuatan yang kurang terpuji, seperti mengunjing orang lain, berkata bohong, korupsi, dan yang lain.

2. Tingkatan kedua puasa orang khusus.
Pada tingkatan puasa yang kedua ini, lebih tinggi dari tingkatan pertama. Karena orang yang berpuasa pada tingkatan kedua ini tidak hanya mempuasakan diri pada tataran menahan makan dan minum serta bersetubuh bagi pasangan suami istri sahaja. Akan tetapi, jauh dari itu mereka juga mempuasakan panca indera mereka. Baik itu mata, telinga, tangan, kaki, hidung dan indera yang lain. Dia berusaha untuk tidah berkata bohong, melihat kemaksiatan, tidak meng-ghibah (gosip) dan yang lainnya, yang dapat mengurangi nilai dari ibadah puasa mereka.

3. Tingkatan ketiga puasa orang khusus bil khusus.
Puasa pada tingkatan ini merupakan tingkatan puasa tertinggi yaitu orang yang berpuasa senantiasa untuk mempuasakan hatinya. Tidak terbersit sekalipun di dalam hati orang yang berpuasa pada tingkatan yang ketiga ini untuk melakukan sesuatu yang membatalkan puasanya, baik makan, minum, bersetubuh, panca indera dan niat-niat yang tercela. Dia senantiasa menjaga niatnya agar selalu mengingat Allah SWT.
Dari ketiga tingkatan (class) di atas, kita semestinya bisa mengoreksi dan mengevaluasi ibadah puasa yang kita lakukan. Apakah pada tingkatan pertama, kedua atau ketiga ?. Apabila puasa kita pada tingkatan pertama kita harus lebih berusaha untuk meningkatkan kualitas ibadah puasa yang kita lakukan. Sehingga menjadi lebih baik pada tingkatan kedua, dan tingkatan yang tertinggi. Sehingga kita merasakan manisnya Iman dan Islam dari ibadah yang dialakukan.

Jangan sampai ibadah puasa yang kita lakukan hanya mendapatkan lapar dan dahaga sahaja. Karena Allah SWT senantiasa melihat kesungguhan orang-orang mau memperbaiki dirinya. Dan Allah SWT akan membalas segala proses yang kita lakukan : “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya Dia akan (membalas)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya”. (Q.S. 99: 7-8).

Buah Ramadhan bukan hanya mampu meredam murka Allah subhanahu wata’ala tapi juga dapat mendatangkan keberkahan untuk negri kita ini jika buah tersebut betul-betul telah dimililiki dan diraih oleh semua penduduk negri ini, sebagaimana janji Allah subhanahu wata’ala, artinya,

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. al-'Araf: 96).

Demikian, mudah-mudahan uraian yang singkat ini dapat menggugah hati kita dan membuat kita semakin semangat untuk memperbaiki serta meningkat kan amal sholeh kita sehingga dapat menjadi peredam murka dan sekaligus pembawa berkah ilahi.

Di ambil dari berbagai sumber.

Senin, 25 Juli 2011

Manfaat Internet Bagi Remaja

Diposting oleh Rozaliha di 07.18 2 komentar
1. Manfaat Internet (Umum)
Berdasarkan suvey di Amerika Serikat membuktikan jika berselancar di dunia maya, bermain game online, dan bermain situs jejaring sosial justru baik bagi perkembangan remaja. Digital Youth Project yang disponsori MacArthur Foundation selama tiga tahun berhasil membuktikan internet baik bagi perkembangan remaja. Proyek yang dilakukan selama tiga tahun itu melibatkan 800 remaja dan orang tua untuk mengetahui peningkatan kemampuan teknologi remaja. Hal ini juga mematahkan anggapan para orangtua yang menyatakan bermain internet
hanya membuang waktu saja.

2. Manfaat Internet Dalam Pendidikan
Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit dicari secara nyata. melalui akses dunia maya internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dalam dunia pendidikan internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan serta sharing riset antarsiswa terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tinggalnya.

3. Dampak Negatif
Internet, kata yang tidak asing di telinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan mewahnya dunia yang berteknologi, mewah, dan praktis, Internet bisa didapatkan dimanapun kita berada, dengan bermodalkan telepon selular yang memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui telepon selular dimanapun kita berada, atau jika tidak, di setiap sudut kota pasti terdapat sebuah warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan “warnet”, dengan adanya internet, akses atau jalan terhadap penyampaian informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata, banyak ilmu pengetahuan yang begitu melimpah disana, informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat internet ini, para remaja tidak luput dengan yang namanya informasi dan ilmu pengetahuan, internet ini adalah media yang paling efektif dan mudah untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dimanapun, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalahgunaan fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau asusila.

Para pelajar yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh. Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran disekolah, namun demikian tidak semua siswa melakukan hal yang demikian, hanya segelintir pelajar yang usil saja yang dapat melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya, namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap pelajar untuk mencari atau mendapatkan informasi.

Hal ini dapat menjadi sebuah motivator terhadap pelajar untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda), remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya, dia akan mengikuti hal yang paling dominan yang berada didekatnya jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah positif atau negative tergantung dari mana di memulai.

Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya, dia akan nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.

sumber : http://www.mascipul.com

Sabtu, 23 Juli 2011

Bt

Diposting oleh Rozaliha di 20.57 2 komentar
pengen PULANG,
di Pndk SUMPEK,
tiap hari mesta ada aja masalah
padahal masalah yang kmren blum kelar,dah dtang MASALAh baru lge.
hiks,hiks,hiks
,,,,,,,,,,,,------,,,,,,,,,,
pEngen pulang
kumpul ma keluarga,,,,
kangen KALIYAN,.
Diposting oleh Rozaliha di 20.46 1 komentar
pusiiiing,,,,,mikirin PAPER,,,
Rumit,,,

Selasa, 19 Juli 2011

Meanfaatkan kotoran kambing untuk Pupuk Organik

Diposting oleh Rozaliha di 06.02 0 komentar
Pembangunan pertanian di era Orde Baru memang mencengangkan! Sayangnya, pemerintah saat itu justru gencar sekali mengampanyekan
penggunaan pupuk anorganik (kimia).

Hasilnya memang bagus, tetapi hanya dalam jangka pendek-menengah saja. Kini, setelah 30 tahun berlalu, unsur hara dalam tanah-tanah yang digelontori pupuk anorganik secara tak terkendali pun makin menipis.

Dampaknya, kesuburan tanah makin tergerus. Produktivitas pertanian —dihitung berdasarkan hasil panen per luas tanah— juga makin merosot. Bahkan struktur tanah pun makin melemah.

Upaya menyuburkan kembali lahan pertanian, sekaligus mengurangi penggunaan pupuk anorganik, sudah dilakukan sejumlah aktivis LSM pertanian melalui kampanye penggunaan pupuk organik. Sayangnya, pemerintah belum terlalu berminat untuk merombak sistem pemupukan di negeri ini.

Padahal, pupuk organik bisa memacu dan meningkatkan populasi mikroba dalam tanah, jauh lebih besar daripada hanya memberikan pupuk kimia. Ia juga mampu membenahi struktur dan kesuburan tanah.

Tidak heran jka pupuk organik mampu mencegah terjadinya erosi tanah. Sebab nitrogen dan usur hara yang dilepaskan oleh bahan organik pelan-pelan akan mengalami proses mineralisasi. Jika diberikan secara berkesinambungan, dapat membantu membangun kesuburan tanah.

Memang, pupuk organik mengandung unsur hara nitrogen (N), phosphor (P), dan kalium (K) yang rendah, tetapi mengandung hara mikro yang berlimpah serta diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Hal ini dapat diatasi dengan penambahan bioaktivator untuk pengayaan unsur hara dalam tanah.
Tidak Sulit Berdasarkan ujudnya, pupuk organik (organic fertilizer) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu cair dan padat (remahan). Dalam beberapa hal, pupuk organik cair (POC) lebih disukai petani karena praktis dan menghemat tempat penyimpanan.

Bahkan Anda bisa membuat sendiri POC, baik untuk dipakai sendiri, dibagikan kepada petani terdekat, atau dikomersialkan (dijual), karena cara pembuatannya tidaklah sulit.

Pupuk organik bisa berasal dari kotoran ternak (sapi, kerbau, kambing, ayam, itik) dan limbah pertanian (dedaunan, jerami, batang jagung, sekam padi). Jadi biaya pembuatan relatif murah, bahkan tersedia di pedesaan dalam jumlah cukup.

Pada dasarnya, pembuatan POC juga dimaksudkan untuk pengayaan unsur hara dalam pupuk tersebut. Kita bisa menggunakan urin ternak, dalam hal ini kambing, atau biasa disebut sebagai biourine. Bisa juga menggunakan kotoran ternak yang padat (faeces) atau disebut sebagai biokultur.

Untuk membuat biourine, maka urin kambing ditampung dalam bak dan dimasukkan ke dalam fermenter (R. bacillus dan Azotobacter). Setiap 800 liter urin difermentasi dengan 1 liter R. bacillus dan 1 liter Azotobacter, kemudian diaduk-aduk dengan aerator selama 3-4 jam. Permukaan bak lalu ditutup dengan triplek / plastik dan didiamkan tujuh hari.

Pada hari kedelapan, urine diputar dengan pompa sehingga naik-turun pada tangga ’’penipisan’’ selama 6-7 jam. Pemutaran tersebut dimaksudkan untuk menguapkan amonia, karena bersifat racun bagi tanaman. Urin yang telah difermentasi siap dipakai, boleh juga disimpan dalam wadah.
Biokultur Untuk membuat biokultur, kotoran (faeces) ditampung dalam bak lalu dicampur air dengan perbandingan 1:2. Tambahkan fermenter ke dalam kotoran yang telah bercampur air tersebut.

Setiap 0,8 m3 campuran faeces dan air memerlukan 1 liter R. bacillus dan 1 liter Azotobacter. Campuran diaduk-aduk dengan kayu pengaduk atau aerator selama 3-4 jam. Bak fermentasi kemudian ditutup dan didiamkan selama tujuh hari.

Pada hari kedelapan, bagian cairan (ada di atas) diambil sedangkan bagian yang mengendap diperas (dipres). Cairan hasil perasan dapat dicampur dengan cairan yang diambil sebelumnya. Biokultur bisa langsung digunakan atau dikemas untuk disimpan.

Ada lagi cara pembuatan POC dari faeces kambing. Dalam hal ini, kita menggunakan bantuan ragi tape. Bahan yang perlu disiapkan adalah: a) kotoran kambing atau domba, b) air bersih (tidak tercemar bahan kimia / limbah beracun dan berbahaya), dan c) ragi tape.

Alat yang diperlukan hanyalah tong/drum dengan ukuran volume 100-120 liter. Cara membuatnya relatif mudah. Pertama, masukkan kotoran kambing ke dalam drum hingga memenuhi 2/3 bagian di dalam drum tersebut. Kedua, taburkan 3-5 butir ragi tape.

Lebih baik lagi jika ditambahkan bioaktivator yang banyak dijual di pasaran seperti Effective Microorganism (EM), khususnya edisi terakhir (EM4). Penambahan ini dapat mengatasi kekurangan unsur phosphor (P) dan kalium (K) pada POC.

Ketiga, tambahkan air bersih untuk mengisi 1/3 bagian drum yang masih kosong. Agar proses fermentasi berjalan dengan baik, drum harus ditutup rapat.
Setiap hari, Anda hanya berkesempatan sekali membuka drum. Saat itulah isi drum harus diaduk terus-menerus selama 5-10 menit. Pada hari ketujuh, Anda sudah bisa memanen POC. Mudah bukan?

Saringlah POC ini sehingga yang dimasukkan ke botol atau derigen hanyalah cairan yang sudah tersaring. Ampas hasil penyaringan masih bisa dimanfaatkan sebagai kompos setengah padat.

POC ini bagus diaplikasikan untuk tanaman hortikultura. Ambil 15 cc POC, kemudian dicampur dengan 1 liter air. Kocorkan ke tanaman dengan dosis 1 gelas per tanaman. Pemupukan dengan POC bisa dilakukan seminggu sekali.
Gula Pasir Percobaan lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan bantuan gula pasir. Untuk membuat 100 liter POC, bahan yang diperlukan adalah 30 kg kotoran kambing, 500 gram gula pasir, 500 gram terasi, 1 kg pupuk NPK untuk pengayaan nutrisi, 500 ml EM4, hijauan daun secukupnya, dan 100 liter air bersih.

Mula-mula, kotoran kambing dihancurkan agar terlihat seperti remahan. Larutkan gula pasir, terasi, EM4, dan NPK dalam air. Setelah itu, masukkan larutan tersebut dan kotoran kambing ke dalam drum plastik. Tambahkan air bersih hingga volumenya mencapai 100 liter.

Sekarang drum ditutup rapat. Setiap hari dibuka dan diaduk hanya selama 15 menit. Pupuk cair pun sudah bisa digunakan pada hari kelima sampai ketujuh.
Cara penggunaannya, 1 liter POC dicampur dengan 9 liter air bersih. Selanjutnya, siramkan ke tanah di sekitar tanaman atau boleh saja disemprotkan pada daun sebanyak 0,25-1 liter; tergantung jenis tumbuhan.

sumber : http://suaramerdeka.com

Rabu, 29 Juni 2011

Bagaimana menjadi wanita solehah ?

Diposting oleh Rozaliha di 08.29 1 komentar
Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita menerima gelaran solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.

Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat iaitu :

1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami

Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut :

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
- Wajib menutup aurat
- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada mahram bersamanya
- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
- Berbuat baik kepada ibu & bapa
- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
- Bersikap baik terhadap tetangga

2. Taat kepada suami

- Memelihara kewajipan terhadap suami
- Sentiasa menyenangkan suami
- Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah
- Tidak bermasam muka di hadapan suami
- Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
- Tidak keluar tanpa izin suami
- Tidak meninggikan suara melebihi suara suami
- Tidak membantah suaminya dalam kebenaran
- Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya
- Sentiasa memelihara diri, kebersihan & kecantikannya serta rumah tangga

FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA

Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah dari faktor dalaman. Bukanlah faktor luaran atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemburkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.

Faktor-faktor tersebut ialah:

1) Lupa mengingat Allah

Kerana terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak, maka tidak hairanlah jika banyak wanita yang tidak menyedari bahawa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syaitan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: ertinya:

” Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya.”

Sabda Rasulullah s.a.w.: ertinya:
“Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan.” (Riwayat Tarmizi)

Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir, tetapi termasuklah menghadiri majlis-majlis ilmu.

2) Mudah tertipu dengan keindahan dunia.

Keindahan dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya. Bukan itu saja, malahan syaitan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelumang dengan dosa dan noda. Tidak sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya kerana kenikmatan dunia yang terlalu sedikit.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An’am: ertinya:

” Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh kerana itu tidakkah kamu berfikir.”

3) Mudah terpedaya dengan syahwat.

4) Lemah iman.

5) Bersikap suka menunjuk-nunjuk.

Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang terbaik adalah Wanita yang solehah.

Sumber : http://nurjeehan.wordpress.com

Senin, 20 Juni 2011

Belajar Fisika itu Gampang

Diposting oleh Rozaliha di 06.02 1 komentar
Fisika bukanlah pelajaran menakutkan bagi sebagian besar siswa SMP. Alasannya, karena nilai mata pelajaran Fisika tidak berdiri sendiri melainkan tergabung dalam mata pelajaran IPA. Biasanya untuk siswa SMP, tidak bisa mengerjakan Fisika tidak berarti dunia kiamat. Pelajaran Biologi yang akan mengatrol nilai IPA sehingga nilai IPA siswa SMP jarang anjlok. Tapi, bagaimana dengan SMA?

Ketika seorang siswa menaiki kelas 2 SMA dan mengambil jurusan IPA, pelajaran Fisika akan berdiri sendiri. Nilai Fisika SMA bisa saja hancur karena tidak ada sumbangan nilai dari Biologi dan Kimia (masing-masing berdiri sendiri). Padahal, di antara ketiga materi di atas (Fisika, Biologi, Kimia), kebanyakan siswa menganggap Fisika dalah yang terlsulit. Jadi, tak heran jika kemudian banyak yang mengeluh tidak bisa.

Minimnya sarjana Fisika yang menjadi pendidik atau guru Fisika juga merupakan kendala tersendiri sehingga materi tidak dapat tersampaikan dengan baik. Beberapa sekolah swasta memiliki guru Fisika dari jurusan selain Fisika karena susahnya mencari pendidik di bidangnya. Akibatnya, tidak hanya murid yang kesulitan, pengajarnya pun tidak dapat menyampaikan materi dengan baik karena tidak menguasai materi.

Padahal, siswa dituntut bisa lulus UAN dan ujian masuk perguruan tinggi favorit dengan nilai Fisika yang bagus. Kalau sudah begini apa yang harus dilakukan? Berikut tips belajar Fisika dengan mudah agar bisa mencapai target nilai yang ditentukan.


Jangan Terpaku Teori, Berlatihlah!

Yang menjadikan Fisika SMA sulit adalah karena umumnya para pelajar atau pun pendidik memfokuskan diri pada teori dan bukan pada latihan soal. Tidak bisa dipungkiri bahwa teori-teori Fisika sangat susah dipahami, tanpa ada contoh soal yang menyertai teorinya. Itulah sebabnya belajar mengerjakan soal sebanyak-banyaknya membantu siswa memahami teori Fisika secara utuh.

Jadi, peganglah konsep bahwa “berlatih soal membantu memahami teori Fisika dengan baik dan bukan sebaliknya. Karena jika kamu nekad dengan membalik konsep di atas, maka bersiap-siaplah berperang dengan Fisika. Waktu yang kamu butuhkan akan jauh lebih besar dan tingkat stres juga akan meninggi jika kamu fokus mempelajari teori dan melupakan latihan soal.

Menambah Jam Terbang

Nah, jika kamu setuju dengan konsep di atas, langkah berikutnya adalah menambah jam terbang untuk latihan mengerjakan soal-soal Fisika dari buku-buku Fisika. Carilah buku Fisika yang memuat banyak contoh soal disertai penjelasannya, dan dilengkapi dengan latihan soal beserta kuncinya (yang biasanya terletak di halaman paling akhir buku).

Cara ini terbukti ampuh mendongkrak nilai Fisika murid-murid yang dicap pandai. Selain itu, kamu akan semakin dapat memahami teori Fisika dengan lebih baik.

Buku yang Perlu Dipelajari

Belajar dari satu buku saja tidak cukup untuk dapat menguasai materi dengan baik. Jadi, ada baiknya kamu membeli buku bank soal Fisika selain buku diktat Fisika yang diberikan di sekolah

Carilah buku pegangan yang penjelasannya mudah kamu pahami. Tidak dipungkiri kalau beberapa buku Fisika ditulis dengan gaya bahasa yang susah dipahami siswa. Itulah sebabnya mencari buku yang komunikatif dan mudah dipahami merupakan suatu keharusan jika ingin pandai Fisika. Surveilah ke toko buku, dan bacalah sepintas. Perhatikan contoh soal, lalu ukur pemahamanmu saat membacanya. Jika masih sulit, carilah buku yang lain.

Dengan buku pegangan yang berkualitas, pemahaman Fisikamu bertambah baik sehingga target nilai tinggi pun dapat kamu raih dengan mudah.

Sumber : http://www.anneahira.com

Got My Cursor @ 123Cursors.com
 

Rozaliha Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal